Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

🦋

 Dalam kurang lebih 2 Minggu ini aku di hadapkan sebuah masalah yang membuat ku menjadi sedikit stress^^. Entah itu masalah keluarga, masalah pertemanan, ataupun masalah sekolah.Jika kalian satu kontak sama aku mungkin kalian pernah lihat story' WhatsApp ku kaya gini "Tapi pada hakikatnya tidak ada orang yang mengenalimu sejauh itu, tidak ada yang paham keadaan mu sekarang dan tentang rasa yang tidak mungkin orang lain rasakan. Kamu bisa! Melewati arus laut itu. Karna tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan hambanya. Jadi yakinlah kamu bisa melewati arus itu". Yaa.. kurang lebih kaya gitu lah haha. Alasan kenapa aku mengetik seperti itu bukan supaya orang lain bertanya "kamu kenapa?" "Ayo cerita" bukan. Itu karna aku merasa aku tidak bisa menceritakan nya ke orang orang, karna aku tau mereka ga akan paham. Aku mengetik itu supaya aku sedikit lebih lega dan tetap tenang untuk menghadapi semua masalah ini.  Ini baru awal.. dewasa tidak sebaha...

Do not give up

Aku tau ini semua gak mudah... Tapi aku percaya aku bisa!! Aku punya tanggung jawab! Yang sudah mereka percayakan kepada ku, dan aku tidak boleh mengecewakan kepercayaan mereka. Meski aku sering kali berfikir apakah aku bisa menjalankannya atau tidak?!! Tapi jauh di lubuk hati aku pasti bisa! Kalian tidak tahu kan apa yang sedang aku bahas sekarang? Ya... Tentang seorang pemimpin yang sering kali berfikir di tengah malam untuk memikirkan bagaimana ke depannya nasib sebuah kumpulan orang orang yang mempercayakan tugas dengan sebaik-baiknya kepada seorang pemimpin tersebut.  Aku berfikir, apakah semua pemimpin sering kali stress hanya karna memikirkan apa yang akan dilakukan ke depannya. Wajar... Tapi pemimpin yang baik! Pemimpin yang benar benar memiliki jiwa seorang pemimpin tidak akan menyerah hanya karna masalah sepele, seorang pemimpin akan melakukan yang terbaik untuk para anggotanya! Karna seorang pemimpin tidak lemah! Seorang pemimpin harus kuat! Harus kuat menghadapi tantang...

Part 4

 Shela pergi menuju kamarnya.. Di dalam kamar shela mengambil foto almarhum ayahnya sembari menangis. "Ayahh.. shela kangen, kangen banget sama ayah, shela janji bakal jagain ibu, shela janji bakal jadi orang kuat seperti yang ayah bilang" ( shela menangis sembari mendekap foto almarhum ayahnya). Tak terasa waktu begitu cepat sehingga bulan mulai terlihat menampakkan dirinya. Shela yang sedang belajar dikamar tiba tiba mendengar suara ketukan pintu. shela pun membukanya.. "Tuk..tuk..tuk.." ( suara pintu diketuk dengan pelan ) "Iya sebentar.." ( ucap shela dari dalam rumah ) "Shila!! " ( Shela kaget ) "Haii!!" ( Melambaikan tangannya) "Ayo masuk "  "Kenapa malem malem kesini? " "Gapapa aku khawatir sama kamu" "Loh khawatir kenapa? Aku gapapa " "Aku tau shel, kamu lagi sedih, kamu kangen ayah kamu kan? Kamu tenang aja, ayah kamu udah tenang di sana" ( mengusap lutut shela ) "Kamu tau ...

motivational story

 Haii, hari ini mataku lebam. Kenapa? Because aku cape. Aku tau aku bukanlah anak yang baik sebaik anak diluaran sana, tapi aku punya cita cita! Aku punya keinginan untuk membahagiakan orang tua ku. Aku tau... Wajar jika ada pertengkaran antara orang tua dan anaknya. Aku hanya ingin memiliki orang yang benar benar ikhlas mendengarkan semua curhatanku. Tapi nyatanya aku tidak punya itu, aku hanya bisa memendam semua perasaan yang sebenarnya ingin aku bagi dengan orang lain. Memang, diluaran sana masih banyak orang yang memiliki masalah yang lebih berat dari aku... Tapi emosi setiap orang berbeda beda. Orang lain tidak akan pernah merasakan sesulit apa kita menghadapi masalah yang sedang kita alami, meskipun kita tidak pernah sama sekali memaksa dia untuk tahu dan merasakan masalah kita, karna kita tau setiap yang bernafas punya masalah nya masing masing. Tapi setidaknya seseorang akan merasa dirinya berharga dan akan merasa dirinya tidak sendirian adalah ketika dia memiliki orang ya...