LANGIT_SENJA
#Part6
(Detak jantung tak karuan)
"Ya gak papa, aku cuma mau cari tahu sesuatu aja"
"Apa?"
"Bukan urusan kamu!" ( Pergi meninggalkan brian )
" Jangan sampe vanya tau kalo yang waktu itu nyulik viona gua" ( gumam brian )
Vanya pun pergi meninggalkan brian di uks dan menuju kembali ke kelasnya.
Di kelas...
"Udah?" ( Tanya jea pada Vanya )
"Udah" ( Jawab Vanya )
"Ko lama?"
"Itu tadi pas aku ke uks aku liat brian di sana"
"Terus?"
"Aku tanya dia kenapa, katanya sakit perut belum makan, ya udah aku beliin dia roti ke kantin"
"Tunggu tunggu! Kamu? Beliin roti buat Brian?"
"Iya"
"Astaga vanya! Padahal biarin aja dia sakit"
"Hush! Gak boleh gitu jea"
"Mm ngomong ngomong kamu liat fiko gak?" ( Tanya vanya pada jea )
"Nggak tuh, kenapa emang nyariin fiko?"
"Nggak papa"
Tak terasa waktu pulang sekolah telah tiba, semua siswa siswi berhamburan keluar sekolah, terkecuali brian yang masih berbaring di uks.
Pada saat vanya dan jea hendak pulang, mereka tak sengaja melihat Brian yang masih di uks, mereka berdua pun menghampiri brian.
"Loh? Lo gak pulang?" ( Tanya jea pada Brian )
"Udah pulang ya?" ( Jawab Brian setengah sadar karena baru saja terbangun )
"Makanya jangan tidur mulu!" ( Ucap jea )
"Apaan sih!!" ( Ucap brian dengan nada sedikit kesal )
"Rezky sama fiko mana?" ( Tanya Brian )
"Ya mana gue tau!" ( Jawab jea )
"(Brian mengambil ponsel dari saku nya lalu menelfon fiko )"
"(Setelah selesai menelfon ) Sialan! Pake ninggalin segala lagi!" ( Ucap brian kesal )
"Hahaha rasain lo! Makanya jadi cowok tuh jangan lebay! Sakit dikit ke uks" ( ucap jea )
"Jaga ya mulut lo! Gua sumpel baru tau rasa!"
"Silakan aja, siapa takut"
"Heh udah udah kenapa malah berantem" ( ucap vanya )
"Brian, mau pulang bareng?" ( Tanya vanya menawarkan untuk pulang bareng pada Brian )
"Eh eh!! Apaan si! Gak gue gak mau pulang bareng dia!" ( Ucap jea )
"Gak papa jea, kasian dia masih sakit"
"Gak!! Aku gak mau vanya! Titik!"
"Jea kamu gak kasian liat dia?"
"Bodo amat! Gak peduli!"
"Ya udah aku bakal tetep bantuin Brian"
"Ya udah aku mending pulang duluan! Bye!" ( Pergi meninggalkan vanya dan brian )
"Hati hati jea!" ( Teriak vanya )
"Lo kenapa gak ikut pulang sama jea?" ( Tanya Brian pada vanya )
"Gak papa, yuk pulang" ( Ajak vanya pada brian )
"Bantuin gua bangun" ( menjulurkan tangannya )
Komentar
Posting Komentar